Ketegan – Semangat kebersamaan dan penguatan spiritual mewarnai Balai Desa Ketegan, Kecamatan Rejoso, pada Senin (30/03/2026). Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Rejoso menggelar agenda pengajian rutin yang dirangkai dengan acara Halal Bihalal bersama seluruh jajaran pengurus desa se-Kecamatan Rejoso.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kecamatan Rejoso, Ibu Devi Noviati Arvian, S.Pd., Kepala Desa Ketegan, Ibu Isnail Marufah, serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Sinergi dan Kepedulian Sosial
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ketegan, Ibu Isnail Marufah, menyampaikan apresiasi atas kekompakan kader PKK Desa Ketegan dalam mempersiapkan acara ini. Beliau juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh undangan yang hadir.
"Alhamdulillah, guyubnya luar biasa. Kami selaku tuan rumah berusaha memberikan yang terbaik. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Ibu Isnail.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Rejoso, Ibu Devi Noviati Arvian, menekankan pentingnya peran PKK dalam aspek sosial, terutama dalam merespons kondisi wilayah yang baru-baru ini terdampak banjir. Beliau mengimbau para kader untuk terus memantau kesehatan warga, khususnya anak-anak yang rentan pasca-bencana.
"Rejoso merupakan wilayah tangguh bencana. Saya titip kepada kader Pokja untuk terus memperhatikan warga, berkolaborasi dengan bidan desa untuk memfasilitasi kebutuhan kesehatan masyarakat," tutur Ibu Devi dalam arahannya.
Santunan dan Lantunan Ayat Suci
Acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada sejumlah warga sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi. Suasana religius semakin terasa dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh Lia Wardah Karimah, qoriah berprestasi yang merupakan juara 1 MTQ Surabaya. Selain itu, grup Albanjari Najah dari Karangpandan turut memeriahkan suasana dengan selawat Nabi.
Pesan Moral: Menjaga Lisan dan Syukur
Puncak acara diisi dengan Mauidzah Hasanah oleh mubaligah asal Rembang, Ibu Nyai Hj. If’iatul Hasanah. Dalam ceramahnya yang lugas namun penuh humor, beliau menekankan bahwa menjaga lisan adalah kunci keselamatan dunia dan akhirat.
"Cangkem (mulut) ini pintu menuju hati. Kalau lisannya baik, insyaallah rezekinya berkah, hatinya tenang. Jangan mudah hasud (iri) pada kebahagiaan orang lain, karena setiap orang punya jadwal 'makan' atau rezekinya masing-masing," pesan Nyai Hj. If’iatul di hadapan ratusan jamaah.
Beliau juga mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam rumah tangga sebagai fondasi keharmonisan keluarga. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh beliau, memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kecamatan Rejoso.
Tinggalkan Komentar